Keamanan dan Anti Kecurangan
Pertanyaan yang paling sering kami terima dari calon pengguna adalah apakah sistem ini aman dan bisa dicurangi. Halaman ini menjelaskan cara Satu Suara menjaga satu orang hanya bisa memilih satu kali, pilihan tetap rahasia, dan hasil tidak bisa diubah diam diam.
Satu orang, satu suara
Pintu masuk pemilihan hanya satu: daftar pemilih resmi yang diserahkan penyelenggara, misalnya daftar mahasiswa satu fakultas beserta nomor induknya. Tidak ada pendaftaran bebas, jadi orang di luar daftar tidak bisa masuk dan memilih.
Setiap pemilih menerima satu token unik yang terikat pada namanya. Token milik pemilih lain tidak berlaku untuk Anda, dan token Anda tidak berlaku untuk orang lain. Begitu suara masuk, token itu mati di server: percobaan memakai token yang sama untuk kedua kalinya, dari perangkat mana pun, otomatis ditolak. Status setiap pemilih tercatat sebagai belum atau sudah memilih, dan catatan itulah yang membuat suara ganda tidak bisa lolos.
Pilihan tidak bisa dilihat siapa pun
Sistem memisahkan identitas pemilih dari isi pilihannya. Yang tercatat menempel pada nama pemilih hanyalah statusnya, apakah ia sudah menggunakan hak suara, bukan apa yang ia pilih. Panitia, admin, dan tim kami tidak memiliki layar atau laporan yang menampilkan pilihan seseorang. Halaman cek status suara pun hanya menunjukkan status dan waktu suara tercatat, tidak pernah isinya.
Hasil tidak bisa diubah diam diam
Selama pemungutan berjalan, perolehan suara terkunci dan tidak ditampilkan. Hasil baru dibuka sesuai mode tampil yang diatur panitia, dan bawaannya adalah setelah pemungutan resmi ditutup. Setiap tindakan di panel panitia tercatat di log aktivitas beserta pelaku dan waktunya: siapa yang masuk, mengubah pengaturan, mengatur ulang token, atau mengekspor data. Setelah ditutup, laporan resmi merangkum perolehan suara dan partisipasi per unit, sehingga panitia dan peserta bisa mencocokkannya dengan daftar pemilih.
Token hilang atau tersebar
Bila token seorang pemilih hilang sebelum dipakai, panitia dapat mengatur ulang token itu melalui panel. Token lama langsung tidak berlaku, token baru dibagikan ke pemilih yang bersangkutan, dan pengaturannya tercatat di log. Bila suara ternyata sudah masuk memakai token tersebut, status pemilih tercatat sudah memilih dan panitia bisa memverifikasinya bersama pemilih yang bersangkutan.
Akses panel panitia
Panel pengelola hanya bisa dibuka dengan akun panitia yang dibuat untuk penyelenggara. Setiap akun tercatat namanya di log aktivitas, jadi selalu jelas siapa melakukan apa. Di luar panel, tidak ada jalan lain untuk mengubah data pemilihan.
Bagian yang tetap dijaga bersama
Jujur saja, keamanan pemilihan adalah gabungan sistem dan proses. Sistem menjaga token, kunci suara, dan catatan aktivitas. Penyelenggara menjaga prosesnya: membagikan token kepada orang yang tepat dan tidak menyebarkan daftar token. Kami membantu menyiapkan tata cara pembagian yang rapi di awal kerja sama, dan menjelaskan risikonya bila pembagian dilakukan sembarangan.
Silakan buktikan sendiri
Penjelasan ini bisa Anda uji langsung di demo kami. Masuk sebagai pemilih dengan akun contoh NIM 2101023 dan token DEMO2026, gunakan hak suara Anda, lalu coba masuk lagi dengan token yang sama: sistem akan menolaknya. Anda juga bisa masuk sebagai panitia dan melihat bagaimana hasil terkunci serta log aktivitas bekerja.